SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Meski Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan naik, namun sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tidak terlihat penumpukan pembelian BBM. Bahkan beberapa SPBU justru terlihat lengang.
Seperti yang terlihat di dibeberapa SPBU di Jalan Raya Babat-Lamongan yakni di SPBU 54 622.03 di Desa Waru wetan, Kecamatan Pucuk,  tidak terlihat terjadi antrean, Rabu (19/6/2013). Kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang datang langsung dapat mengisi bahan bakar tanpa harus antri.  Bahkan suasana lengang mewarnai SPBU milik pengusaha Surabaya ini.
“Kondisi masih normal mas, tidak ada lonjakan pembeli, “ kata karyawan SPBU Sopyan kepada SuaraBanyu urip.com.
Pengiriman BBM dari Pertamina di Tuban menurutnya juga lancar. Setiap hari dikirim sesuai dengan permintaan. SPBU 54.622.03 setiap harinya rata-rata menghabiskan 8 kiloliter premium dan 8 kiloleter solar dan pertamak 50 liter.
Walau tidak ada pembatasan stok dari Pertamina, SPBU di Lamongan telah melakukan pembatasan jumlah pembelian bagi pembelian dengan jirigen besar untuk pengecer premium. Batasannya 60 liter setiap pembeli.
Aparat kepolisian telah menempatkan personilnya di setiap SPBU sejak tanggal 17 Juni-2 Juli 2013. Setiap SPBU dijaga 3 polisi dan 1 TNI selama 24 jam non stop. Namun karena tidak terjadi penumpukan pembeli, Â aparat terlihat bersantai dikantor SPBU. Bahkan ditinggal minum kopi (ngopi) diwarung seberang SPBU. (tok)