Kuota Dikurangi CJH Blora Cemas

SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora – Pengurangan kuota 20 persen calon jamaah haji (CJH) asal Indonesia Tahun 2013 oleh Pemerintah Arab Saudi berdampak pada pengurangan kuota di daerah-daerah. Seperti kuota CJH di Kabupaten Blora yang masih menunggu kabar jumlah pengurangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kondisi itu membuat banyak CJH di Kabupaten Blora cemas dikarenakan khawatir kalau masuk daftar calon yang batal berangkat tahun ini. Kegelisahan juga dirasakan bagi calon yang berangkat beberapa tahun kedepan.

Seperti yang disampaikan oleh Umiati, Warga Cepu, yang berencana berangkat haji untuk daftar antri tahun 2016 mendatang, meski telah mendaftar sejak tahun 2010 silam.

“Kabar dikurangi jatah tahun ini. Bisa jadi keberangkatan saya juga bisa tertunda lagi kalau tahun depan kuotanya tidak ditambah untuk Blora,” ujar Umiati yang mengaku selalu aktif mencari info keberangkatan haji Kepada Suarabanyuurip.com, Jum’at (21/62013).

Umiati berharap ada penambahan kuota CJH tiap tahunnya sehingga keberangkatanya bisa lebih cepat lagi. “Saya sudah ingin sekali ke tanah suci,” sergah dia.

Baca Juga :   Bupati Tuban Minta Maaf Belum Bisa Atasi Banjir

Petugas Bagian Umroh dan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora, Himawan, mengungkapkan, sejak ada kabar pengurangan kuota tersebut Kemenag Blora sering mendapatkan pertanyaan dari banyak CJH yang masuk kuota tahun ini.

“Sampai saat ini masih menunggu petunjuk lanjutan dari Kemenag Provinsi,” sambung Himawan.

Padahal semua tahapan persiapan untuk persyaratan CJH Blora yang masuk kuota sudah selesai dilakukan. Mulai dari pelunasan biaya sampai foto paspor dilakukan.

“Namun sejak ada kabar pengurangan kuota tersebut jadi belum jelas siapa-siapa yang berangkat tahun ini,” tutur dia.

Himawan menjelaskan, terkait teknik penentuan pemangkasan bisa dilakukan dengan berbagai alternatif. Pertama akan diutamakan CJH yang sudah lansia. Sedangkan alternatif lainnya bisa jadi untuk para calon jamaah yang sudah pernah berhaji kemungkinan akan ditunda keberangkatannya.

“Dan pemangkasan bisa dilakukan dengan pengurangan dari nomor urut antrian terbawah,” imbuh Himawan.

Hingga saat ini jumlah CJH Blora sebanyak 799 orang. Sebelumnya ada 800 lebih sebelum jadwal pelunasan, namun jumlah itu berkurang karena dalam perjalanan waktu ada yang meninggal, mengundurkan diri termasuk ada yang mutasi ke kabupaten lain. (Ali)

Baca Juga :   Persatu Tuban Bentuk Tim Divisi Utama

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *