Omset Bengkel Motor di Lamongan Turun Drastis

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan -Naiknya harga oli dan spare part kendaraan sejak sebulan terakhir berimbas pada sepinya usaha bengkel motor di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.  Para pemilik motor enggan menserviskan kendaraannya sehingga membuat penghasilan pemilik bengkel jauh menurun.

“Sudah sebulan ini mas bengkelnya sepi. Biasanya sampai kuwalahan sekarang cuma satu dua yang nyervis motor, “ keluh Noortam, salah satu  pemilik Bengkel Noor Motor di Kecamatan Babat, Jum’at (21/6/2013).

Pemilik kendaraan enggan menservis kendaraannya karena harga oli dan spare part naik. Selain itu saat ini adalah musim tandur (tanam padi) dimana petani banyak butuh dana untuk menanam padi.

“Waktunya juga bersamaan dengan pendaftaran siswa baru. Jadi orang lebih mengutamakan tandur dan mensekolahkan anak dari pada menservis motor,” kata Nortam, mengungkapkan.

Sepinya konsumen menjadikan penghasilan Nortam merosot tajam. Jika sebelumnya dirinya mampu mengantongi penghasilan Rp200 ribu perhari, sekarang paling banyak hanya Rp50 ribu.

Pemilik Bengkel di Kecamatan Turi, Sutrisno juga mengaku sama. Mereka yang menservis motor juga mengeluh dengan naiknya harga olie dan spare part.

Baca Juga :   Mencuat Tiga Kandidat Sekda Bojonegoro, BKPP: Ketiganya Sedang Siapkan Berkas Lamaran

“Konsumen pada mengeluh mas. BBM sudah naik tapi olie dan spare part sudah mendahului naik, “ terangnya.

Seperti diketahui, walau harga BBM belum naik, harga olie dari semua merk telah mendahului naik. Harga oli yang mulai naik diantaranya federal oil ukuran 0,8 liter (L) dari harga Rp23.500 ribu naik Rp25.000, federal oil ukuran 1 L dari harga Rp25.000 naik menjadi Rp26.000. Kemudian Olie Enduro Resing (1 L) dri Rp39.000 naik Rp4.7500, Enduro metik dari Rp33.000 melonjak Rp35.000.

Selain itu oli TOP ONE (1L) dari harga Rp36.750 naik menjadi  37.500, TOP ONE Emce (0,8L) dari harga Rp26.000 naik menjadi Rp27.000. AHM MPX I (0,8L) dari harga26.750 menjadi Rp27.750, AHM MPX II dari harga 28.500 naik menjadi 30.000, Federal Matik (0,8L) dari harga Rp25.000 naik menjadi Rp27.750, Olie Kastrol Power One (1L) dari harga Rp35.000 menjadi Rp37.750.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *