SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dikabarkan mulai menyiapkan berkas untuk mendaftar seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Jawa Timur. Pendaftaran jabatan pimpinan tinggi pratama Eselon II.a tersebut, bakal ditutup, Kamis, 18 September besok, pukul 23.59 malam.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto mengatakan, sejak pendaftaran dibuka pada 4 September 2025 lalu, hingga sehari menjelang penutupan belum satupun pejabat ASN mendaftar.
“Kami terus memantau di sistem, karena tahap pendaftaran dilakukan secara online,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (17/9/2025).
Meski belum ada ASN yang secara resmi mendaftar seleksi Sekda, namun tiga nama mencuat di permukaan. Mereka adalah Sekretaris DPRD Bojonegoro Edi Susanto; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro, Mahmudi; dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro; Sukaemi.
“Tiga nama itu sudah menyiapkan berkas lamaran jabatan sekda,” kata Heri yang baru dilantik Bupati Setyo Wahono menjadi Kepala BKPP Bojonegoro, Selasa (16/9/2025), di Ruang Angling Dharma.
Dari tiga nama tersebut, tambah Heri, sebagian telah melakukan legalisir surat keputusan pangkat terakhir di pejabat yang berwenang, untuk persyaratan melamar jabatan tinggi pratama. Namun dari tiga nama pejabat itu belum melakukan pendaftaran.
Pendaftaran jabatan pimpinan tinggi pratama Eselon II.a, bakal ditutup 18 September besok pukul 23.59 malam. Itu sesuai pengumuman nomor 012 /PANSEL-JPTP-SEKDA/BJN/2025 tentang Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro 2025.
“Mantan Penjabat atau Pj Sekda Bojonegoro seperti Andik Sudjarwo dan Djoko Lukito belum menyiapkan berkas karena tak terlihat di sistem,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPRD Bojonegoro, Edi Susanto mengaku belum menyiapkan berkas, dan belum mengisi formulir pendaftaran.
“Masih mempertimbangkan sejumlah hal, tunggu saja besok,” ucap Edi.
Sementara Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Mahmudi, dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro Sukaemi, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com melalui sambungan telepon masih belum merespon. Pesan WhatsApp yang dikirim terlihat centang dua, namun tak dibalas.
Sedangkan Asisten Setda Bojonegoro, Andik Sudjarwo sebelumnya menyampaikan tidak mendaftar seleksi Sekda, karena mempertimbangkan masalah kesehatan.(jk)




