SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Polsek Gayam menyatakan belum menerima laporan terjadinya tindak kriminal di sekitar lokasi sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Meski begitu, polisi akan melakukan cek lapangan terkait pencurian tiga warung di sekitar lokasi Well Pad A tersebut.
Tindak kriminal yang belakangan terjadi diantaranya, pencurian di warung kopi milik Rusmiati, Patolah, dan Priatun warga sekitar lokasi yang mengais rejeki dari peluh pekerja proyek Blok Cepu tersebut. Barang yang berahasil digondol maling, rokok dan sembako. Dengan kerugian dari masing-masing pemilik warkop sekira Rp600.000.
Kapolsek Gayam, AKP Sudirman, menyatakan, Â belum mengetahui kejadian pencurian di tiga warkop tersebut. Karena, dari pihak korban belum ada laporan.
“Kami akan cek dulu di tempat kejadian perkara (TKP), Mas,” ungkap AKP Sudirman melalui pesan pendek, Sabtu (22/6/2013).
Ketika disinggung terkait dengan kejadian pencurian itu, langkah apa yang akan diambil dan kepastiannya tidak akan merembet kedalam lokasi proyek lagi-lagi Sudirman menjawab akan dicek dulu TKP-nya tindak kriminalitas tersebut.
Salah satu korban kemalingan, Rusmiati, warga Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam mengaku, tidak mengetahui sekira jam berapa pelaku kejahatan itu beraksi. Karena, saat kejadian seduh dalam kondisi dirumah.
“Kemungkinan sekitar jam 01.00 WIB, Mas. Sebab, saat warkop saya buka sekitar jam 06.00 sudah dalam kondisi berantakan. Barang yang hilang berupa rokok dan sembako. Dengan total kerugian sekira Rp. 600.000,” kata Rusmiati saat ditemui di warkopnya. (sam)