72.463 RTS di Blora Akan Terima BLSM

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora-  Sebanyak 72.463 rumah tangga sasaran (RTS) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diperkirakan akan memperoleh program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai bantuan kompensasi atas naiknya Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Direncanakan bantuan itu akan mulai diterimakan pada bulan Juli mendatang.

Meski rencana pencairan tahap pertama tinggal sebulan lagi, namun hingga saat ini kepala desa atau kepala kelurahan di Kabupaten Blora belum menerima daftar RTS sebagai penerima kompensasinya.

“Pihak kelurahan tidak pernah diminta data pengajuan atau usulan. Jadi data penerima itu langsung dari pusat,” kata Kepala Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu, Nunik Sulistiyo, kepada Suarabanyuurip.com pada Senin,(24/6/2013).

Berdasar pengalaman program Bantuan Langsung Tunai (BLT) beberapa tahun lalu yang juga sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM, selalu menimbulkan polemik ditingkat masyarakat penerima. Karena ketika bantuan cair banyak warga yang lebih memilih masuk kategori miskin. Selain itu tak jarang data yang digunakan tidak sesuai kondisi ditingkat bawah karena masih banyak warga mampu yang memperoleh bantuan.

Baca Juga :   ASDP Tetap Beroperasi Selama Lebaran

“Kalau biasanya juga begitu mas. Namun kita juga belum tahu siapa saja yang dapat. Dan itu butuh solusi kongkrit, dikarenakan data langsung pusat yang menentukan,” sergah Kepala Desa Temengeng, Kecamatan Sambong, Sunarto,.

Sementara itu, menurut Kepala Kantor Pos Blora, Purwo Sudarmanto, di Kabupaten Blora, penerima BLSM diperkirakan sebanyak 72.463 RTS. Jumlah itu didasarkan pada data sebaran penerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang diterima Kantor Pos Blora.

“KPS ini merupakan data yang mendasari siapa saja penerima BLSM,” tegas Purwo.

Hanya saja, ketika ditanya kriteria penerima KPS seperti apa, Purwo mengaku, hal itu bukan kewenangannya. Karena tugas Kantor Pos hanya sebatas mendistribusikan BLSM sesuai data yang ada. Purwo menyebutkan, sesuai informasi yang diterima, dana BLSM akan diberikan selama empat bulan berturut-turut sebesar Rp 150.000 per keluarga. Namun untuk tiap pencairan setiap RTS akan memperoleh jatah dua bulan langsung yakni senilai Rp300 ribu.

“Untuk Tahap pertama, pembayaran BLSM direncanakan pada bulan Juli. Sedangkan tahap kedua dibagikan bulan September,” ujar Purwo, menjelaskan.

Baca Juga :   Peredaran Sabu Mulai Marak di Tuban

BLSM itu akan distribusikan setelah KPS diterima kantor Pos Blora. Namun saat ini pihak Kantor Pos Blora masih menunggu KPS.  

“Jika KPS sudah datang, petugas kami akan langsung mendistribusikannya kepada warga yang berhak menerimanya. Kami koordinasikan dengan Pemkab Blora serta aparat desa dan kelurahan setempat,” katanya.

Teknis pencairannya, menurut Purwo akan dilakukan seperti pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) beberapa tahun lalu. Hanya untuk kantor pos yang halamannya kecil, kemungkinan pembayarannya dilakukan di desa atau di kantor kecamatan sesuai hasil koordinasi dengan tingkat pemerintahan setempat.(Ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *