Tuban Belum Pastikan CJH Gagal Berangkat

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Kementerian Agama (Kemenag) Tuban belum bisa memastikan jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) yang gagal berangkat ke tanah suci musim haji mendatang. Ada perubahan kriteria pemangkasan kuota CJH akibat pemangkasan nasional sebanyak 20 persen.

Pemangkasan nasional sebesar 20 persen dilakukan. Terkait adanya renovasi Masjidil Haram, yang dilakukan pemerintah Arab Saudi. Sehingga tidak bisa menerima kuota jamaah haji tidak seperti biasanya.

Kemenag Tuban belum bisa memberi kepastian berapa CJH yang gagal berangkat tahun ini. pasalnya saat ini ada kriteria baru pemangkasan, merujuk pada Keputusan Menteri Agama (KMA) yang baru. Bahwa selain memiliki nomor porsi urutan paling bawah, Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), serta Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH). Juga diberlakukan pada CJH dengan usia diatas 75 tahun, yang memiliki keterbatasan fisik, seperti sakit dan sudah menggunakan kursi roda.

“Kami belum bisa memastikan berapa yang gagal, karena adanya TMA yang baru ini,” terang Kasi Haji dan Umroh Kemenag Tuban, Siti Maulidiyah, dikonfirmasi mengenai masalah ini.

Baca Juga :   Universitas Bojonegoro Jadi Lokasi SKD CPNS 2024

Petugas yang akrab dipanggil Mulik ini berkata, saat ini sudah ada 114 CJH Tuban yang dipastikan gagal berangkat. Tapi karena adanya KMA baru tersebut, maka pihaknya memilih untuk sementara waktu belum melakukan pengumuman. Karena dipastikan akan ada perubahan keputusan dari Kemenag Jatim.

“Sebanyak 114 CJH yang batak berangkat itu sudah pasti. Tapi nama-nama kemungkinan bisa berubah lagi dengan adanya KMA tersebut,” tambahnya.

Diketahui, Kemenag direncanakan akan lakukan pengumuman pada tanggal 2 Juli 2013 mendatang. Saat ini, dari 734 CJH asal Tuban, sebanyak 114 CJH sudah dipastikan gagal berangkat. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *