Tabung Oksigen Meledak, Tukang Las Tewas Mengenaskan

kebakaran

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojongeoro- Naas dialami Agus Purwanto (32), warga Dusun Gampeng, Desa Kedungbondo Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dia tewas mengenaskan dengan luka sebagian tubuhnya hancur akibat terkena ledakan tabung oksigen berukuran 150 kilo gram saat sedang mengelas, Sabtu (29/6/2013).

Data yang diperoleh dilokasi kejadian, peristiwa tragis itu bermula saat korban bersama Widji (50) sedang memotong baja dengan menggunakan las pada pukul 13.00 WIB. Belum selesai pekerjaan itu, oksigen yang digunakan mengelas habis. Korban kemudian mengganti tabung oksigen berukuran 150 kg dengan yang baru.

Namun naas, saat memasang selang tiba-tiba tabung oksegen meledak dan menghancurkan bangunan bengkel. Akibat ledakan itu korban langsung meninggal dunia dengan luka parah disekujur tubuh. Tubuh korban robek dan sebagian hancur terkena ledakan tabung oksigen.

Sedangkan, Widji, teman korban, selamat karena pada waktu tabung oksigen meledak dia berada di dalam gudang.

Namun, akibat ledakan hebat itu kaca depan warung internet ( Warnet) yang berada disebelah bengkel ikut hancur. Bahkan serpihan tabung oksigen sampai masuk ke dalam rumah warga yang tidak jauh dari lokasi ledakan.

Baca Juga :   Siapkan Rp500 juta untuk Penguatan Tebing Ngrayung

Sesaat kemudian, mayat korban dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Sosodoro Djatikusumo untuk dilakukan visum. Sementara itu petugas masih menyelidiki penyebab meledaknya tabung oksigen tersebut. Karena ada beberapa hal yang patutu diduga, seperti tekanan oksigen yang terlalu tinggi dan kondisi tabung yang tidak layak pakai.

“Kita masih dalami. Yang jelas pemilik toko tempat penjualan tabung akan kami mintai keterangan,” kata Kapolsek Balen, AKP Susilo Teguh Priyanto.

Terpisah, kerabat korban, Sukarni (45), mengaku shock dengan peristiwa tersebut karena terjadi secara mendadak dan suara ledakan yang sangat keras. Antara korban dengan Sukarni masih memiliki ikatan saudara, bahkan pemilik bengkel las adalah paman korban. Dia ikut mengantarkan jenazah korban ke rumah sakit.

“Untung kok sepi, biasanya di bengkel ada banyak orang. Warnetnya juga,” smabung Sukarni.

Akibat kejadian itu arus lalu lintas di jalur Bojonegoro – Surabaya macet total. Antrian mobil terlihat sepanjang hampir 5 kilo meter dari arah barat menuju timur. Hal ini dikarenakan bengkel yang meledak terletak di pinggir jalan raya sehingga menggundang perhatian warga dan pengguna jalan.

Baca Juga :   Petani Cepu Tolak Penambangan Pasir Darat

Bahkan ditengah kemacaten itu sempat terjadi kecelakaan lalu lintas antara roda dua dengan kendaraan roda empat akibat pengendara motor tidak meperhatikan arus didepannya yang ramai.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *