Warga Sumber Tuding JOB PPEJ Perusak Lingkungan

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Puluhan warga Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur mendatangi balai desa setempat untuk mengikuti hearing (rapat dengar pendapat) dengan operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOBP-PEJ), Selasa (2/7/2013). Dalam haering itu warga menuding JOB PPEJ sebagai biang keladi kerusakan lingkungan di tempat mereka, Selasa (2/7/2013).

“Sejak pengeboran sumur sumber dilakukan kami tidak bisa tidur dengan nyenyak,” tegas Parianto, salah satu warga di depan perwakilan JOB PPEJ yang difasilitasi Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Warga mengaku merasa terganggu dengan kegiatan pengeboran eksplorasi Sumur Migas Sumber yang dilakukan perusahaan asal Cina tersebut. Karena setiap malam mereka mendengar adanya suara bising dari mesin pengeboran dan suara keras yang diduga berasal dari pipa minyak yang dijatuhkan.

“Bayangkan, kami lihat tivi saja tidak terdengar. Biasanya kalau malam kami bisa istirahat dengan tenang,” sambung warga lain dengan nada emosi.

Selain mengeluhkan kebisingan, warga juga mengaku kerap mencium bau serupa minyak dari sumur migas baru yang akan menjadi tumpuhan JOB P-PEJ untuk mendongkrak produksi minyak Blok Tuban tersebut. Sehingga membuat kepala mereka pusing.  Kekhawatiran warga bertambah dengan adanya temuan rembesan air di salah satu tanah milik warga.

Baca Juga :   MCL : Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Kontrak

“Kami khawatir ada lapindo disini,” tambah warga.

Beberapa warga juga mengeluh selama ini tidak pernah diajak berunding sama sekali kalau ada pengeboran di tempat tersebut. Mereka hanya tahu perusahaan sudah beroperasi dan menerima dampak saja. Padahal jarak antara Desa Sumber dengan lokasi pengeboran hanya sekira 200 meter. Meski secara administratif lokasi eksplorasi Sumur Sumber sudah masuk Desa Sambonggede.

“Kami tidak pernah diajak berunding, tapi kami yang mendapat dampak,” tandas Syaiful Anhar, salah satu tokoh masyarakat setempat.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *