SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Sekitar enam armada road tank pengiriman minyak mentah berkapasitas 5.000 liter di Sumur Tiung Biru (TBR), Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dihadang oleh warga.
Penghadangan dipicu lantaran warga merasa permintaanya tidak dipenuhi oleh Pertamina EP Asset 4. Padahal sebelumnya perusahaan milik negara tersebut akan mengakomodir permintaan warga.
“Terpaksa kami hadang karena ada pengingkaran janji,” kata salah seorang warga, Kidin kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (4/7/2013).
Dia mengatakan, sekitar setahun lalu warga dengan perusahan sudah mengadakan perjanjian dengan hanya menyediakan delapan roadtank saja. Namun, warga menilai pengangkutan minyak mentah dari sumur TBR-A lebih dari jumlah yang disepakati.
“Selain itu kami juga menuntut adanya tambahan gaji untuk pengamanan,” kata dia.
Sementara itu, pantauan Suarabanyuurip.com sejumlah supir tidak bisa beraktivitas. Aksi penghadangan itu dimulai sejak jam 08.00 WIB pagi tadi. Kidin menambahkan, sejauh ini sudah komunikasi dengan pihak Pertamina.
“Katanya pihak pertamina mau datang menemui kami,” ujarnya. (roz)