SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Kepolisian Resort Lamongan, Jawa Timur menggelar simulasi penanganan kerusuhan di halaman Gedung Olah Raga (GOR), Jum’at (5/7/2013). Kegiatan ini untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang.
Kabag Humas Polres Lamongan AKP Umar Dami, memaparkan, simulasi penanganan kerusuhan tersebut dimaksudkan untuk melatih kesigapan petugas selama mengamankan pelaksanaan Pilgub Jatim.
“Diharapkan pelaksanaan Pilgub di Lamongan nanti berjalan tertib dan kondusif, namun hal itu tidak mengurangi kesigapan dan kewaspadaan petugas keamanan, “ tegas Umar Dami.
Simulasi itu melibatkan semua unsur jajaran di Kepolisian Lamongan  dengan mengerahkan ratusan anggota. Saat simulasi kerusuhan berlangsung petugas terlihat seakan sungguh-sungguh mengamankan aksi kerusuhan. Karena dalam simulasi tersebut diperagakan aksi demo yang semula damai berubah menjadi anarki. Para pendemo kemudian menyerang para petugas yang sedang berjaga.
Untuk menekan aksi massa yang mulai brutal, petugas menerjunkan pasukan dalmas dari  Kompi Brimob yang dilengkapi dengan tameng. Karena aksi massa semakin anarkis petugas kemudian menembakkan gas air mata. Massa pun menjadi kocar-kacir.
Agar aksi tidak semakin meluas, satuan pemburu pasukan Brimob yang mengendarai motor trail menangkap para pengunjuk rasa dan kemudian diserahkan ke petugas Satreskrim. (tok)