SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Jawa Timur akan mengumumkan nama-nama calon Jamaah Haji (CJH) yang gagal berangkat ketanah suci melalui jasa kurir. Cara ini untuk menghindari andanya gejolak dikalangan CJH utamanya bagi mereka yang gagal berangkat.
“Agar tidak merepotkan jamaah bolak-balik kesini untuk bertanya, pengumuman akan kami kirim kerumah,†kata Kepala Kemenag Tuban, Leksono, Sabtu (6/7/2013).
Meski demikian hingga saat ini Kemenag belum berani memberi keputusan siapa saja CJH yang tidak bisa berangkat tahun ini. Karena sampai hari ini masih menunggu instruksi dan arahan dari Kemenag RI.
Karena itu Kemenag meminta agar para jemaah tetap sabar menunggu. Sebab pihaknya juga tidak berani sembarangan dalam melakukan pengumuman dan pemangkasan CJH yang gagal berangkat sebelum adanya instruksi resmi dari pusat.
“Kita minta jamaah haji tetap menunggu lah mas, kita juga masih menunggu,†ujar Leksono.
Sekedar diketahui, pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota jamaah haji Indonesia sebanyak 20 persen pada tahun ini. Karena adanya perbaikan dan renovasi Masjidil Haram. Akibatnya berimbas pada pengurangan kouta di daerah-daerah termasuk Tuban.
Informasi yang diterima, kriteria jamaah haji yang batal diberangkatkan diantaranya adalah usia 75 tahun. Memiliki keterbatasan kemampuan fisik, seperti lumpuh dan sakit yang memerlukan bantuan atau tandu dari orang lain. serta memiliki nomor porsi terakhir sehingga masuk dalam pemangkasan gagal berangkat.(edp)