Jalan Peralihan Bonorejo Mulai Diukur

jalan peralihan

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Setelah menggelar sosialisasi, Operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Bonorejo dan Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), sebagai pendamping program, melakukan survey dan mengukur lokasi jalan peralihan warga yang akan dibangun, Senin (08/07/2013) kemarin.

Sesuai hasil pengukuran, jalan peralihan yang akan dibangun sepanjang 648 meter dengan lebar 3 meter, serta panjang pagar 278 meter dan tinggi 1,55 meter. Jalan itu merupakan jalan pengganti menuju sawah warga setempat yang terkena proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) 1 dan 5 Banyuurip, Blok Cepu.

Kepala Urusan (Kaur) Umum, desa Bonorejo, Parno, mengatakan, sesuai kesepakatan yang disepakati antara Pemdes Bonorejo dengan MCL, jalan peralihan itu akan dibangun dengan diurug pedel.

“Semoga dengan dibangunnya jalan peralihan ini dapat kembali memperlancar warga menuju kesawah,” kata Parno.

Team Leader LIMA 2B, Choirul Huda, mengungkapkan, pengukuran jalan peralihan warga Bonorejo ke sawah ini merupakan salah satu tahapan awal pembangunan setelah sosialisasi dilakukan.

Baca Juga :   Kinerja Tim CSR Pemkab Bojonegoro Tak Maksimal

“Kita akan berupaya semaksimal mungkin dalam pendampingan agar program pembangunan jalan peralihan ini bisa berjalan lancar tanpa ada kendala,” sambung Choirul Huda ditemui disekitar lokasi jalan peralihan, Selasa (09g07/2013).

Pria kelahiran Desa Sedah Kidul, Kecamatan Purwosari ini mengharapkan, dukungan dari semua pihak baik perangkat desa, warga maupun terkait lainnya untuk kelancaran dalam pelaksanaan pengerjaan pembangunan jalan peralihan warga tersebut. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *