Disetubuhi 15 Kali, Pelajar Lahirkan Bayi di Kamar Mandi

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Seorang siswi berinisal NK (16), asal Desa Weden, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur melahirkan bayi secara prematur di kamar mandi, Rabu (10/7/2013). Bayi itu diduga kuat hasil persetubuhan yang dia lakukan sebanyak 15 kali lebih.

Sebelumnya, kedua orang tua NK tidak mengetahui sama sekali apabila putrinya hamil. Mereka baru tahu pada 3 Juli 2013 kemarin, saat tengah malam tiba-tiba NK mengeluh sakit perut.

“Saat keluar dari kamar mandi, tiba-tiba saja anaknya melahirkan bayi secara prematur,” kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat kepada SuaraBanyuurip.com.

Setelah itu keluarga langsung membawa NK beserta anaknya ke Rumah Sakit (RS) Nahdlatul Ulama, Tuban. Tapi naas, ternyata sang bayi tidak bisa tertolong dan akahirnya meninggal di RS.

“Setelah itu dia mengaku, kalau sudah melakukan persetubuhan beberapa kali dengan seseorang, dan dijanjikan akan dinikahi,” tambah Wahyu.

Setelah dilaporkan kepetugas, akhirnya dalam hasil penyelidikan terungkap jika yang melakukan persetubuhan dengan NK adalah Nasirudin (22), yang merupakan tetangga korban. Mereka diketahu menjalani hubungan layaknya pasangan suami istri sejak kisaran Agustus hingga Desember tahun 2012 lalu.

Baca Juga :   Dorong CSR Perusahaan Beri Dampak Positif

Terbanyak, NK dan pelaku berhubungan intim pada malam hari di kamar korban. Caranya mereka membuat janji, dan Nasirudin meloncat lewat jendela kamar NK. Sekarang ini Nasirudin telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Korban dibelikan beberapa barang juga sama pelaku, diantaranya beberapa baju hingga boneka yang saat ini kami jadikan barang bukti,” tegas Wahyu. 

Wahyu mengungkapkan, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata NK sebelum melahirkan telah mengandung sekitar 7 bulan. NK sengaja menutupi kehamilannya, karena alasan malu dan takut kepada orang tuanya.

 “Pelaku kita jerat dengan pasal 81 ayat 1 UU perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandas dia.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *