SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Jumlah pemudik yang menggunakan jasa transportasi pada Lebaran Idul Fitri tahun ini diperkirakan mengalami penurunan. Berdasarkan data tahun lalu banyak pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik roda empat atau roda dua.
Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Oscar Syamsudin mengungkapkan, banyaknya pengguna kendaraan bermotor saat mudik lebaran ini secara otomatis akan menambah jumlah kecelakaan lalu lintas. Selain itu juga rawan terjadi kemacetan.
“Aktifitas lalu lintas pasti akan meningkat,” tegas Oscar kepada suarabanyuurip.com.
Dia menyebut, sesuai data yang dimiliki jumlah pemudik yang naik bus maupun kereta api mengalami penurunan. Sehingga berdasarkan analisa itu kendaraan pribadi terlebih bermotor akan membludak.
Peningkatan tersebut, lanjut Oscar, akan memicu kecelakaan lalu lintas. Karena itu untuk mengurai kemacetan saat lebaran nanti pihaknya akan menyiagakan seluruh personilnya untuk menjaga ditiap titik-titik rawan kemacetan.
Selain itu, kata dia, untuk mengurangi volume kendaraan di jalan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah menyediakan angkutan umum dua kali lipat dari jumlah biasanya, yaitu sebanyak 400 armada.
“Kami berusaha menekan angka kecelakaan pada lebaran tahun ini,” tandas Oscar. (rien)