Penambang Kumbung Tewas Tertimpa Batu 1 Ton

kumbung

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Penambangan batu kumbung tradisional di Kabupetan Tuban, Jawa Timur, kembali memakan korban. Kali ini seorang penambang tewas akibat tertimpa batu kumbung seberat sekira satu ton, Minggu (14/7/2013).

Penambang yang tewas mengenaskan itu adalah Paiman (55), warga Desa Ngarum, Kecamatan Grabagan, Tuban. Korban ditemukan pertama kali oleh rekannya, Pardi sekira pukul 08 WIB dalam kondisi tubuhnya tertimpa batu kumbung berukuran besar disalah satu lokasi penambangan yang ada di desa setempat.

“Paiman memang biasa bekerja sendirian,” kata Sunjani (49), salah satu orang warga setempat yang turut mengevakuasi tubuh korban hingga kerumah duka.

Beberapa rekan yang ditemui, mengaku tidak tahu persis kronologis insiden ini. Alasannya mereka sedang bekerja menambang batu dilokasi masing-masing. Tapi melihat posisi korban saat ditemukan, dimungkinkan korban tengah berusaha mencongkel dinding tebing. Tapi karena kurang waspada, akhirnya batu dengan bobot yang diperkirakan 1 ton itu menimpa dirinya.

“Mungkin saja dia akan mencongkel, tapi batu itu menimpa dirinya,” sergah Sakur, warga lain.

Baca Juga :   Bentuk Satgas Mafia Pupuk

Saat ditolong, korban masih hidup. Tapi saat akan dibawa ke rumah sakit, korban meninggal dunia dan warga langsung membawa ke rumah duka. Keluarga korban juga menolak saat korban akan dibawa ke RS untuk kepentingan otopsi.

Pasca kejadian, Kapolsek Grabagan, AKP Hari Bowo, enggan menanggapi pertanyaan dari wartawan. Perwira dengan tiga balok dipundaknya itu langsung masuk kedalam mobil dan meninggalkan beberapa wartawan yang akan meminta konfirmasinya, saat berada dilokasi kejadian.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *