SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Menjelang dua hari perayaan lebaran Idul Fitri tahun ini, jalur pantura di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, didominasi kendaraan pribadi.
Pantauan suarabanyuurip.com, Sabtu (26/7/2014), sepanjang jalur pantura sudah jarang ditemui kendaraan pengangkut barang yang melintas. Hal itu menyusul adanya larangan kendaraan besar melintas di jalan hingga beberapa hari kedepan.
Sebaliknya, jalur pantura lebih banyak dilintasi oleh kendaraan pribadi. Baik itu mobil ataupun sepeda motor. Selain itu, kendaraan massal berupa bus terlihat cukup sering lalu lalang dan mengangkut penumpang.
Kasatlantas Polres Tuban, AKP M Faqih, ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com membenarkan kalau saat ini jalur Pantura lebih banyak didominasi kendaraan pribadi.
“Memang dominan kendaraan pribadi. Mereka adalah pemudik,†ujar Faqih ketika berada di Mapolres Tuban.
Faqih menjelaskan, arus jalur pantura di Tuban saat ini ramai lancar. Baik itu dari arah Surabaya (Timur) maupun dari arah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Barat). Penigkatan arus kendaraan di jalur Pantura sudah terjadi sejak tiga hari terakhir.
“Kalau arusnya saat ini ramai lancar. Baik itu dari arah Rembang menuju Surabaya, ataupun sebaliknya,†jelas Faqih.
Ditanya tentang masih adanya kendaraan truk yang melintas di jalur pantura, Faqih menegaskan, kalau itu merupakan truk kecil bermuatan sembako. Sesuai aturan, truk yang memuat sembako masih diperbolehkan beroperasi selama perayaan lebaran.(edp)