SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Selama bulan Ramadan pasokan katering untuk pekerja proyek Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) 1 Banyuuurip, Blok Cepu mengalami perubahan jam pengiriman dan pengurangan jumlah.
“Selama bulan puasa, untuk siang cathering diliburkan diganti malam pas waktu buka puasa,” kata Community Affairs konsorsium PT.Tripatra Engineers and Constructions-Samsung, Budi Karyawan, Selasa (16/7/2013).
Dia menjelaskan, kebutuhan makan pekerja Tripatra untuk hari biasa normalnya sekira 650 – 700 kotak. “Saat puasa ini makan siang hanya sekitar 50-an dan untuk berbuka bervariasi, karena beberapa karyawan memilih berbuka di rumah masing-masing atau di penginapannya,” kata dia.
Meski demikian, jumlah kebutuhan katering selama ramadan ini tidak menentu dan bisa berubah setiap harinya yakni dikisaran 300 kotak. Jumlah ini menyesuaikan jumlah keseluruhan karyawan di kantor Tripatra.
“Kami belum menghitung lagi yang berbuka di lapangan secara total,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu pengusaha cathering dari Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Hartijah, mengaku sejak bulan puasa telah menghentikan pengiriman kateringannya.
“Selama bulan puasa meminta stop dulu, kabarnya diganti uang makan saja,” sambung Hartijah.
Dia mengaku, sebelumnya, pada hari biasa usaha kateringnya mengalami penurunan akibat naiknya harga bahan bakar minyak (BBM)yang berdampak pada melambungnya harga kebutuhan dasar makanan.
“Terlepas dari ini saya mewakili pengusaha katering saya berharap adanya pengertian dari pihak kontraktor,” harap Hartijah.(roz)