Camat Soko Terjunkan Tim Investigasi

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Camat Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Muji Slamet, menyatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk menyelidiki kasus pingsannya warga Dusun Badegan, Desa Sokosari, Kecamatan Soko, yang ditengarai akibat menghidup gas dari bocornya pipa gas di wilayah setempat .   

“Saya sudah menurunkan tim untuk mengetahui dari mana gas itu berasal bersama dengan Puskesmas. Untuk hasilnya nanti baru diketahui,” kata Muji Slamet, saat dikonfirmasi mengenai masalah ini, Senin (22/7/2013).

Mantan Kepala Dinas Pertambangan Tuban ini menambahkan, tim tersebut bertugas untuk mencari tahu dari mana gas yang dihirup warga hingga menyebabkan dua orang pingsan. Pasalnya di Kecamatan Soko ada dua lintasan pipa gas, yakni pipa milik PT Gassuma, dan satunya lagi merupakan pipa milik JOB Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

“Karena itu kita belum tahu dari pipa yang mana yang bocor,” kata Muji Slamet.

Kendati begitu, Muji memastikan kondisi warga Dusun Badegan, tempat dugaan pencemaran gas ini masih terkendali. Begitu juga dengan tingkat pencemaran gas di lingkungan tersebut saat ini sudah mulai turun.

Baca Juga :   Cerita Perwira Elnusa Tetap Bekerja Menjaga Pasokan Energi Negeri di Hari Raya Idulfitri

“Untuk korban dua orang, tidak ada korban yang lain lagi,” tandasnya.

Sebelumnya, dua warga Dusun Badegan, Desa Sokosari, masing Kasri dan Kateni diketahui pingsan setelah mencium bau busuk. Saat ini, kedua korban dikabarkan masih dirawat di RS Aisiyah Bojonegoro. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *