Waspada Calo Naker, Pemdes Pelem Minta Masyarakat Berkoordinasi

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy 

Bojonegoro – Guna mengantisipasi penipuan tenaga kerja (Naker) di proyek gas Unitisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB), Pemerintah Desa (Pemdes) Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menghimbau agar masyarakat melapor ke perangkat desa terlebih dulu. Jika suatu ketika ada yang menawarinya untuk dipekerjakan di proyek J-TB. Hal ini seiring dengan telah dimulainya proyek J-TB.

“‎Agar tahu benar apa tidaknya lowongan naker yang dibutuhkan,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Pelem, Tjondro Lukito kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (14/4/2016).

Tjondro mengungkapkan, langkah tersebut merupakan bentuk upaya dari pihak Pemdes agar masyarakat tidak mudah percaya oleh ulah calo naker. Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada perangkat desa serta tokoh masyarakat terkait kepastian kebutuhan naker.

Dan yang terpenting, menurutnya adalah bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro.

“Selain perangkat dan tokoh masyarakat tentunya juga Disnakertransos,” ucapnya.

Tjondro mengaku hingga saat ini masih belum ada pemberitahuan kebutuhan naker. Baik dari operator Unitisasi Lapangan Gas J-TB, Pertamina EP Cepu (PEPC) maupun pemenang tender PT. Pembangunan Perumahan (PP). Terbaru, kata dia, terkait kebutuhan tenaga sekurity.

Baca Juga :   Elnusa Targetkan Pendapatan 2022 Capai Rp8 Triliun

“Itu pun sudah dibagikan dengan desa – desa terdampak lain,” pungkasnya. (Roz).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *