Perusahaan Janji Tanggung Biaya Pengobatan

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – PT Semen Indonesia (SI), Tbk, berjanji akan membayar semua biaya perawatan 7 orang pekerja yang menderita luka bakar akibat terjadinya kecelakaan kerja di area pabrik IV di Desa Sumber Arum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (23/7/2013) kemarin. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dari perusahaan.

“Tentu, kami tanggung pengobatan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja ditempat kami,” terang Kepala Bagian Hubungan Masyarakat PT SI, Harry Soebagyo, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Rabu (24/7/2013).

Hingga saat ini dikabarkan satu dari ketujuh korban dinyatakan meninggal dunia. Karena mengalami luka bakar hingga 80 persen lebih disekujur tubuh. Korban tersebut bernama Cipto Joyo (22), warga Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Cipto meninggal, tadi malam saat perjalan menuju rumah sakit Dr Soetmo Surabaya. Korban meninggal saat berada diwilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur sehingga petugas kesehatan terpaksa membawa kembali jenazah korban ke Tuban.

Saat ini, kelima korban masih menjalani perawatan di RSUD Dr R Koesma Tuban. Sementara salah satu korban yang paling parah sudah dirujuk ke Dr Soetomo untuk mendapat perawatan.

Baca Juga :   Pengurus Gereja Akan Tetap Berjuang

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tuban, Akp Wahyu Hidayat, masih enggan berkomentar banyak saat ditanya mengenai kronologis kejadian dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas dilapangan.

“Belum mas,” jawab Wahyu singkat, ditanya mengenai kronologis dan penyebab kecelakaan kerja tersebut.

Diberitakan sebelumnya, tujuh pekerja CV Relasi, Subkontraktor PT SI megalami kecalakaan kerja di Pabrik Tuban IV.  Mereka diantaranya adalah Cipto Joyo (22), Sriyono (40), dan Darmuji, yang merupakan Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban. lainnya adalah Jaswarno (40) warga Desa Tuwiri Wetan Kecamatan Merakurak, Darwan (30) warga Desa Padasan Kecamatan Kerek, Kayon Warga Desa Margorejo Kecamatann Kerek, dan terakir adalah Drajat Prayogi (28) warga Desa Dawar Biandong, Mojokerto. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *