SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Pembebasan lahan untuk pengembangan Lapangan Terbang (Lapter) Ngloram di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus dimantapkan pemerintah setempat. Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Tengah beberapa wktu telah menggelar sosialisasi pembebasan lahan Lapter Ngloram di Hotel Grand Mega Cepu.
Dalam sosialiasi itu BPN menyosialisasikan Undang-Undang No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum yang akan dijadikan dasar dalam pembebasan lahan untuk pengembangan Lapter Ngloram.
Dalam pertemuan itu terungkap untuk membuat dokumen perencanaan pengadaan tanah dari instansi yang memerlukan tanah, kemudian dokumen diajukan kepada Gubernur Jawa Tengah dan membentuk tim persiapan. Tim dan sekretariat, terdiri dari : Sekraytaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blora Sutikno Slamet selaku Ketua, Wakil Ketua Asisten Pemerintahan, Pramono, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kab. Blora, Sugiyono selaku Sekretaris.
Sedangkan tim ini juga beranggotakan kepala Badan Pertanahan Nasional Blora, Djati Harsono, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Sam Gautama, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Adi Purwanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bondan Sukarno, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan, Sutikno Slamet, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral, Setyo Edi, Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata Kebudayaan Komunikasi dan Informatika, Slamet Pamuji, Kabag Hukum Setda Kab. Blora, Akhmad Khaidar Ali, Muspika Kecamatan Cepu dan Kepala Desa Ngloram.
Kepala Bidang Pemanfaatan, Pengalihan dan Penghapusan Lahan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Sri Utami, mengatakan sebagai tahap awal persiapan pembangunan Lapter Ngloram pembebasan lahan di sekitar bandara diharapkan bisa selesai tahun ini.
“Waktunya masih lima bulan lagi, saya harap masalah pembebasan lahan ini bisa segera selesai,” ujarnya di Hotel Grand Mega kala itu.
Dia menerangkan, pembanguanan kembali lapter Ngloram ini diharapkan untuk mendukung operasional kegiatan Migas dan industri lainnya. Seperti beroperasinya Exxonmobil dengan rencana pengembangan kegiatan explorasi dan exploitasi Migas Blok Cepu oleh Mobil Cepu Limited (MCL) sesuai dengan Plan Of Development (PoD) dengan produksi puncak sebesar 165 ribu barrel perhari pada tahun 2013.
“Selain itu juga untuk mendukung perkembangan Kota Cepu dalam perkembangannya dimasa mendatang dalam imbas multiplayer effect diaktifkannya Lapter Ngloram ini,” pungkas Sri Utami.(ali)