Purwosari Optimalkan Peran BUMDes

plt purwosari

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Untuk menghadapi proyek unitisasi sumur gas Jambaran-Tiung Biru (TBR) yang dioperatorei Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC)m dan terintegrasi lapangan sumur gas Cendana yang dioperatori Mobil Cepu Ltd (MCL), Pemerintah Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Jawa-Timur bakal menyiapkan program melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar program di tingkat desa bisa maksimal.

“Saya akan menata berbagai program desa dengan menghidupkan BUMDes, Mas. Karena, hanya cara ini jika proyek unitisasi sumur gas berjalan desa sudah tidak kebingungan lagi,” kata Plt Camat Purwosari, Mohlisin Andi,  ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (31/7/2013).

Ketika disinggung terkait desa yang akan terlintasi proyek unitisasi sumur gas tersebut,  mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tambakrejo itu menjelaskan, hingga saat ini dari 12 desa diwilayah Kecamatan Purwosari belum ada kejelasan dari PEPC.

“Saya belum bisa memberikan jawaban yang pasti desa mana saja yang bakal terlintasi proyek unitisasi, Mas. Karena, masih nunggu keputusan dan pemberitahuan resmi dari PEPC,” terangnya.

Baca Juga :   Pertamina EP Sangasanga Field Tambah Produksi 520 Bph dari Area Sumur Lama

Seperti diberitakan sebelumnya, belum ditunjukan secara jelas desa mana yang bakal terlintasi proyek unitisasi sumur gas oleh PEPC untuk menghidari berkeliarannya para spekulan terkait dengan pembebasan lahan. Pengalaman pembebasan lahan proyek sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu, tak diharapkan terjadi pada proyek unitisasi gas.(sam) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *