SuaraBanyuurip.com -Â Â Totok Martono
Lamongan – Maraknya peristiwa pencurian motor (Curanmor) selama bulan ramadan tahun ini membuat jajaran Kepolisian Resort (Polres) Lamongan, Jawa Timur, harus bekerja ekstra. Hasilnya polisi berhasil menangkap seorang pelaku curanmor setelah sebelumnya di buat pusing.
Dia adalah Sudigno, (29), asal Desa Pasi, Kecamatan Glagah, Lamongan. Pelaku dibekuk jajaran Polsek Galgah di rumahnya tanpa perlawanan, Rabu (31/7/2013) sekira pukul 11.00 WIB.
Informasi dari Mapolres, tertangkapnya pelaku curanmor itu bermula dari laporan Mat Tahal, (43), warga Dusun Margorukun, Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah ke Polsek Glagah pada Senin (29/7/2013) lalu sekira pukul 09.00 WIB. Korban melaporkan peristiwa curanmor yang dialaminya, Sabtu (27/7/2013).
Kepada petugas Mat Tahal melapor telah kehilangan motor Honda Supra X 125 nopol  L 4107 HT. Motornya raib saat diparkir di depan teras rumah pada malam hari.
Hilangnya motor itu diketahui korban sekira pukul 23.00 WIB saat hendak memasukkannya kedalam rumah. Korban yang mengetahui hal itu panik dan mencoba mencari bersama beberapa tetangga, namun tidak mendapatkan jejak pelaku. Tiga hari kemudian korban baru melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Glagah.
Mendapatkan laporan tersebut, polisi mendatangi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Dari keterangan beberapa warga yang sebelumnya mengaku sempat melihat laki-laki asing yang melintas desa mereka, petugas mampu menyimpulkan ciri-ciri pelaku. Hasilnya dalam waktu dua hari petugas berhasil membekuk pelaku.
Kabag Humas Polres Lamongan, AKP Umar Dami, menjelaskan, pelaku ditangkap di rumahnya bersama barangbukti motor milik korban yang belum sempat dijual.
“Saat ini pelaku sudah kita amankan. Kasus ini masih dalam penyidikan untuk mengungkap jaringan curanmor,” tandas Umar Dami kepada SuaraBanyuurip.com, Rabu (31/7/2013).(tok)