Diminta Utamakan Pemberdayaan Masyarakat

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Camat Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jam’ul Fawaid, meminta kepada siapapun yang akan mengelola sumur tua Gegunung di Desa Mulyoagung, untuk mengutamakan pemberdayaan masyarakat, Kamis (1/8/2013).

“Kami minta utamanya ada pemberdayaan untuk masyarakat sekitar,” kata Jam’ul, dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com mengenai rencana pengelolaan sumur tua desa setempat oleh KSO dari Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP).

Dia mengatakan, pemberdayaan tersebut harus diberikan kepada warga, supaya bisa merasakan manfaat adanya eksploitasi Minyak dan Gas (Migas) di tempat tersebut. Terlebih, saat ini sumur tersebut juga dikelola sejumlah penambang tradisional.

“Makanya kami minta sebelum mengelola sumur itu. Harus memikirkan terlebih dahulu apa yang akan diberikan kepada masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Terakhir, yang terpenting adalah perusahaan memikirkan aspek keselamatan. Apabila perijinan telah selesai, dan sumur tersebut jadi dikelola.

Diketahui, Pertamina EP, melalui Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Tawun Gegunung berencana akan membuka dua lapangan baru. Satu berada di Gegunung, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, serta satu berada di Dusun Tawun, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Saat ini, rencana pengelolaan masih dalam tahap persiapan. (edp)

Baca Juga :   Blok Cepu Diupayakan Produksi 27.000 Bph

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *