SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Setelah dilakukan sosialisasi, survey dan pengukuran lokasi, jalan peralihan warga Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai dikerjakan. Jalan menuju ke area persawahan warga itu dibangun Operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) bekerja sama dengan Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B), sebagai pendamping program.
Sesuai hasil pengukuran, jalan peralihan yang akan dibangun sepanjang 648 meter dengan lebar 3 meter, serta panjang pagar 278 meter dan tinggi 1,55 meter. Jalan itu merupakan jalan pengganti menuju sawah warga setempat yang terkena proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) 1 dan 5 Banyuurip, Blok Cepu.
Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Bonorejo, Warno, mengatakan, sesuai kesepakatan yang disepakati antara Pemerintah Desa (Pemdes) Bonorejo dengan MCL, jalan peralihan itu dibangun dengan diurug pedel.
“Alhamdulillah hari ini jalan peralihan warga ini sudah mulai dikerjakan, Mas. Semoga dengan dibangunnya jalan peralihan ini dapat kembali memperlancar warga menuju kesawah,” kata Warno ditemui disekitar lokasi pengerjaan jalan peralihan, Kamis (01/08/2013).
Team Leader LIMA 2B, Choirul Huda, mengungkapkan, pengerjaan jalan peralihan Desa Bonorejo ini dilakukan setelah dilakukan sosialisasi dan pengukuran jalan.
“Kita akan berupaya semaksimal mungkin dalam pendampingan agar program pembangunan jalan peralihan ini bisa berjalan lancar tanpa ada kendala,” sambung Choirul Huda.
Pria kelahiran Desa Sedah Kidul, Kecamatan Purwosari ini mengharapkan, dukungan dari perangkat desa, warga maupun pihak terkait lainnya untuk kelancaran pelaksanaan pengerjaan pembangunan jalan peralihan warga tersebut. (sam)