Proyek Waduk EPC-5 Belum Dikerjakan

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Sampai saat ini belum ada aktifitas maksimal pengerjaan waduk penampung air Bengawan Solo dalam proyek Engineering Procuremen and Construction (EPC)-5, sumur Banyuurip, Blok Cepu. Paket proyek ini harusnya dikerjakan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind)- Hutama Karya (HK).

Informasi yang diperoleh menyebut, proyek pengambilan air Bengawan Solo di wilayah Desa Sudu, Kecamatan Gayam itu sedianya dialirkan ke waduk panampungan di wilayah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur. Air ini bakal digunakan untuk injeksi disaat produksi puncak sumur minyak Banyuurip.

Kepala Desa (Kades) Sudu, Abdul Manan, mengatakan, belum ada kegitan maksimal untuk proyek tersebut. Proyek penyedotan air bengawan itu masih sebatas pemagaran lokasi yang bakal ditempati genset untuk penyedotan air.

“Sampai saat ini, kegiatan proyek yang dikerjakan Rekind-HK itu masih minim, belum maksimal. Masih sebatas pemagaran lokasi saja, Mas,” kata Abul Manan ketika dihubungi via telepon, Jumat (02/08/2013).

Dia jelaskan, direncanakan proyek pengembangan produksi puncak Blok Cepu itu bakal dimulai pengerjaannya sehabis lebaran. Meski begitu, sampai saat ini belum ada konfirmasi lagi dari pihak konsorsium maupun Mobil Cepu Ltd (MCL) operator sumur Banyuurip,Blok Ceu tersebut.

Baca Juga :   SKK Migas Merilis KKKS Besar Lampaui Target Lifting, ExxonMobil Tidak Termasuk

Dikonfirmasi terpisah, baik hubungan masyarakat (Humas) Rekind, Herman Susatya, maupun  Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, melalui pesan pendek, Jumat (02/08/2013) terkait dengan kejelasan proyek itu hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *