SuaraBanyuurip.com -Â Ririn W
Bojonegoro – Kepolisan Resort (Polres) Bojonegoro bersama Dinas Perhubungan, Kodim 0813, dan Satpol PP melakukan peninjauan ke beberapa pos pengamanan Lebaran di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2013).
Kapolres Bojonegoro AKBP Rahmat Setiadi, mengungkapkan, sampai saat ini hasil pemantauan untuk kenaikan arus mudik bekisar 5 persen. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya untuk Bojonegoro bukan jalur utama, juga bukan jalur alternatif, sehingga tidak terlalu padat.
“Kita ada pembagian jalur pengamanan, di Jawa Timur ini ada jalur utara, selatan dan alternatif, Bojonegoro tidak pada tiga itu,” tegasnya.
Rahmat memperkirakan, transportasi di Bojonegoro akan landai, namun untuk titik di Rembang dan Pati Jawa Tengah akan berubah ke jalur Blora dan Purwodadi. Sementara arus lalu lintas di pasar tumpah di Baureno masih terkendali, dan posisi semua kendaraan bisa berjalan lancar.
“Dibandingkan jalur pantura di wilayah lain, disini masih terbilang lancar,” tandasnya.
Kapolres menyampaikan, pihaknya akan mengatur arus lalu lintas dijalur Bojonegoro-Padangan yang saat ini dalam perbaikan. Salah satunya berkoordinasi dengan kontraktor dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Jatim agar menghentikan proyek sementara. Selain itu juga menempatkan rambu-rambu lalu lintas agar tidak membahayakan.
“Untuk rambu-rambu tersebut sebagai tanda kontur jalan yang berbeda,”tegasnya.
Pihaknya mengaku akan melakukan tindakan persuasif semaksimal mungkin, dan menghindari penindakan bagi pelanggar mengingat momentnya adalah Lebaran.
“Kita mengharapkan kerjasama masyarakat ke arah ketertiban, dengan himbuan yang terus-menerus,” pungkas Rahmat. (Rien)