SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Upaya perbaikan jalan menuju Lapangan minyak Banyuurip yang hanya ditambal sulam dari Desa Katur hingga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dinilai kurang merata. Sebab masih banyak jalan diwilayah itu yang kondisi berlubang dan retak-retak.
Seperti yang terlihat di sepanjang jalan mulai dari pertigaan Pasar Desa Gayam menuju lokasi well Pad A dan B, Sumur Banyuurip, Blok Cepu masih berlubang di sana-sini.
“Jalan disini masih tetap rusak belum juga ada perbaikan,” ungkap salah satu warga Dusun Templokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Samini ditemui Suarabanyuurip.com Sabtu (3/8/2013).
Jalan utama warga sekitar pemboran migas tersebut sempat diperbaiki lantaran rusak parah yang ditenggarai akibat meningkatnya aktifitas proyek Banyuurip setahun lalu.
“Harapanya jalan yang sini juga ikut diperbaiki,” sergah Samini.
Sebelumnya Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu, beberapa waktu lalu sempat melakukan perbaikan dengan tambal sulam melalui beberapa CV.
Kerusakan jalan hampir terjadi mulai Dusun Ngaglik, Desa Katur hingga pertigaan Dusun Gledegan, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam. Jalan sepanjang empat kilometer itu sebagian berstatus jalan pekerjaan umum (PU) dan jalan desa. (roz)