Bojonegoro Bukan Kantong Pemudik

iskandar

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro-  Puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah diperkirakan jatuh pada H-2, Senin (6/8/2013). Diperkirakan jumlah pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mencapai 600 ribu sampai 700 ribu orang.

“Jumlahnya masih sama seperti tahun sebelumnya,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Iskandar.

Dia mengungkapkan, jumlah pemudik untuk Bojonegoro sendiri relative kecil. Karena selama ini Bojonegoro merupakan lumbung imigran atau bekerja diluar negeri.

“Warga Bojonegoro di kota Surabaya juga banyak, tetapi mereka istilah sudah biasa hilir mudik,” tegas Iskandar.

Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial menerangkan, untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan para pemudik, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada sopir bus maupun angkutan. Selain itu juga menambah rambu-rambu lalu lintas dan running teks yang berisi himbauan.

“Kegiatan ini kita lakukan bekerja sama dengan Dinas kesehatan dan Satlantas Polres Bojonegoro,” tegas Iskandar.

Sesuai informasi yang dia terima, jumlah pemudik di seluruh Indonesia berkisar antara 35 juta orang. Dari jumlah itu kota Bojonegoro hanya antara 25 persen sampai 30 persen saja. (rien)

Baca Juga :   Polisi Sebut Mobil Elf Oleng

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *