SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Keberadaan sampah di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus mengalami peningkatan. Terbukti, selama kurun waktu tiga tahun terakhir jumlah peningkatan sampah cukup signifikan.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Blora, Minar Ami Bin Sarno, mengemukakan, jumlah sampah di Blora setiap tahun mengalami peningkatan.
Pada tahun 2013, produksi sampah di Blora kota dan sekitarnya mencapai 179,43 meter kubik per hari. Di Cepu dan sekitarnya sebanyak 142,07 meter kubik perhari. Sementara, pada 2014, produksi sampah di Blora kota 193,4 meter kubik per hari dan Cepu 151,06 meter kubik per hari.
“Dari data yang kami miliki, pada 2015 produksi sampah di Blora kota sebanyak 199,4 meter kubik per hari dan Cepu 156 meter kubik per hari,’’ tandasnya.
Meski jumlahnya cukup banyak, menurut Minar, namun sampah-sampah tersebut bisa tertampung di tempat pembuangan akhir (TPA) di Blora.
Sarana dan prasaran kebersihan pengelolaan sampah di Blora terdiri atas enam unit truk anmrol (empat di Blora, dua di Cepu), tiga unit dum truk (dua Blora, satu Cepu). Lalu, satu unit truk tangki tinja, satu unit buldoser, enam unit motor roda tiga, 69 bak kontainer sampah, 10 unit becak dan gerobak, satu unit mesin pemotong rumput.
“Ada dua TPA di Blora, yakni TPA Blora seluas 6,4 hektare dan di Cepu seluas 1,5 hektare,†kata dia. (Ams)