SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Para pekerja proyek Engineering, procurement and constructions (EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu tak dapat menikmati libur panjang pada lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah. Karena PT. Tripatra Engineers & Constructors, pelaksana proyek EPC – 1 Banyuurip, hanya memberikan waktu libur dua hari.
Community Affair Manager PT Tripatra & Constructors, Budi Karyawan, mengungkapkan dari sekira empat ribu pekerja di lokasi proyek EPC – 1 Banyuurip diberi kesempatan libur lebaran selama dua hari yang dilakukan secara bergantian.
“Peraturan itu berlaku bagi umat muslim. Tapi yang non muslim tidak dapat libur,” tandasnya.
Budi mengungkapkan, karena itu meskipun hari raya Idul Fitri masih ada karyawan di lapangan yang bekerja. Hal ini dilakukan sesuai kontrak kerja dan aturan. Meskipun begitu kesejahteraan tetap diutamakan Tripatra dengan memberikan Tunjangan Hari Raya ( THR ).
“Ya memang sudah resiko bekerja di proyek seperti itu, saya juga jarang pulang,”pungkasnya.
Saat ini, proyek EPC 1 fokus pada pekerjaan di Central Processing Fasility (pusat fasilitas pemrosesan/CPF) minyak mentah Banyuurip agar selesai sesuai target yang ditentukan yakni pada Agustus 2014 mendatang. Sementara untuk moving alat berat dihentikan sementara sampai batas waktu yang ditentukan pemerintah.(rien)