SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Naas dialami Bambang Priyanto (37), pembuat batu bata asal Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pria ini harus mengakhiri penghujung Ramadhannya di balik jeruji besi setelah babak belur dihajar warga karena berusaha mengambil sepeda pancal di kawasan Jalan Luqman Hakim, Tuban, siang tadi, Rabu (7/8/2013).
Kejadian pencurian ini bermula, ketika sejumlah warga melihat bambang dengan berjalan kaki melintas di Jalan Luqman Hakim. Saat berada disekitar warung bakso milik Suprapto (46), warga Kelurahan Doromukti, Kecamatan Kota, Tuban, pelaku kemudian terlihat berhenti dan seperti mengamati sejumlah sepeda motor yang terparkir ditempat tersebut.
“Jadi terlihat mengamati sepeda motor yang ada disitu,” kata seorang warga dilokasi kejadian.
Setelah itu, Bambang terlihat berlalu dari warung tersebut. Tapi kali ini dia lakukan dengan cara menggondol salah satu sepeda pancal milik penjual bakso.
Aksi pencurian ini kemudian diketahui istri penjual bakso. Saksi spontan berteriak sehingga mengundang perhatian warga. Alhasil, bambang langsung dibekuk warga dan menjadi bulan-bulanan massa selama beberapa waktu.
“Tadi itu saya gak tahu kalau dia yang berjalan dari selatan itu mau mencuri sepeda. Tadi soalnya hanya diam saja,” kata Khusnul (45), istri dari penjual bakso.
Pelaku baru lolos dari amukan massa setelah petugas Patroli pengamanan lebaran melintas ditempat tersebut. Bambang kemudian langsung diamankan di Mapolsek Kota, Tuban.
Kepada petugas, Bambang mengelak disebut sebagai pencuri. Dia hanya mengatakan akan membawa saja kendaraan tersebut, tapi tidak untuk dicuri.
“Tidak mencuri, hanya saya bawa saja,” kata Bambang, dalam bahasa jawa.(edp)
Pencuri Sepeda Pancal Babak Belur Dihajar Warga