Pemkab Bojonegoro Klaim RTSM Turun 30%

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro- Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengklaim jumlah rumah tangga sangat miskin (RTSM) di wilayahnya mengalami penurunan 30 persen. Penurunan itu salah satunya dikarenakan adanya sumber minyak dan gas (Migas) yang dinilai telah mendongkrak perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sosial (Disnakertransos), Kabupaten Bojonegoro, Adi Wicaksono mengungkapkan, dari data yang masuk pada tahun 2012 lalu terdapat  141.087 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 28 kecamtan di Bojonegoro. Namun jumlah itu menurun menjadi 118.354 KK pada 2013 ini. Data tersebut, kata Adi, sesuai pendataan dilapangan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro.

“Kalau melihat data, di sekitar proyek migas di Kecamatan Gayam banyak masyarakat yang mulanya berstatus rumah tangga sangat miskin menjadi rumah tangga miskin,” tandasnya.

Meskipun jumlah RTSM telah mengalami penurunan hingga 30 persen, serangkaian program kesejahteraan untuk masyarakat tetap diberikan. Seperti program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan (PNPM-MP), bersa miskin (raskin), program keluarga harapan (PKH), dan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM).

Baca Juga :   Thalhah - Budiyanto Berkampanye Simpati

Hanya saja, jumlah penerima bantuan itu menurun sesuai data yang ada. Tidak hanya warga desa di ring 1 proyek migas, tetapi diseluruh pelosok daerah.

“Tapi kita harus tahu bahwa tingkat kemiskinan di desa satu dengan lainnya berbeda,” kata Adi.

Dia mencontohkan, desa di ring 1 migas dikriteriakan miskin walaupun rumah berlantai semen, memiliki kendaraan roda dua namun pekerjaan pemilik rumah adalah buruh atau serabutan. Lain lagi dengan kriteria miskin di desa lain sekitar pegunungan yang benar-benar dikatakan miskin, yakni rumah berdinding bambu, berlantai tanah, tidak memiliki kendaraan roda dua.

“Meskipun begitu operator migas juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar melalui program Corporate Sosial Responsibility,” pungkas mantan Camat Margomulyo ini.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *