SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyembelih 8 ekor sapi dan 17 ekor kambing kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Agenda dihelat pada hari raya ke dua atau 11 Dzulhijah ini disebut sebagai bentuk tebar kepedulian sosial partai kepada masyarakat di berbagai wilayah setempat.
Sekretaris DPC PKB Bojonegoro, Abdulloh Umar mengatakan, hewan kurban tersebut didistribusikan dan disembelih di sejumlah kecamatan, di antaranya Temayang, Sumberrejo, Baureno, Kedungadem, dan Dander. Khusus di Kecamatan Kedungadem, penyembelihan dilakukan di dua titik.
”Pada hari ini DPC PKB Kabupaten Bojonegoro melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 8 ekor sapi dan 17 kambing yang tersebar di beberapa kecamatan,” kata Abdulloh Umar kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (29/5/2026).
Menurut pria yang juga menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro ini, kegiatan kurban tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial PKB kepada masyarakat.
”Tentu ini sebagai bentuk kepedulian DPC PKB Kabupaten Bojonegoro dalam rangka melaksanakan perintah Nabi Ibrahim untuk berkurban,” ujarnya.
Mas Umar, begitu ia karib disapa menambahkan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Meski tidak signifikan, peningkatan tersebut menjadi komitmen PKB untuk terus hadir di tengah masyarakat.
”Setiap tahun ada sedikit peningkatan terkait kurban yang dilaksanakan DPC PKB Kabupaten Bojonegoro,” imbuhnya.
Mas Umar berharap, momentum Iduladha menjadi pengingat pentingnya menanamkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
”Momentum Iduladha ini menjadi titik tolak untuk terus menanamkan kepekaan dan kepedulian sosial kepada masyarakat,” tandasnya.
Salah satu warga penerima daging kurban di Kecamatan Dander, Supriyadi mengaku, senang dan berterima kasih atas kepedulian DPC PKB Bojonegoro terhadap masyarakat kecil. Mengingat mahalnya harga daging berakibat keluarganya hampir tak pernah membeli daging sepanjang tahun.
”Terima kasih PKB Bojonegoro, terima kasih Pak Umar,” ucap petani ini.(fin)





