SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk segera merehabilitasi  Masjid Agung Darussalam di Jalan Hasyim Ashari, Kecamatan Bojonegoro.
“Nunggu apalagi? Segeralah membenahi diri dengan membangun Imtek dan Imtaq,” tegas Ketua DPRD Bojonegoro, M. Thalhah kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengungkapkan, Masjid Agung Darussalam yang letaknya ada ditengah pusat kota Bojonegoro sudah sangat lama tidak diperbaiki. Padahal pendapatan daerah mulai meningkat dari Dana Bagi Hasil Migas. Terlebih pada 2014 mendatang puncak produksi di Blok Cepu.
“Dan seharusnya Iman dan Taqwa itu ditingkatkan seiring kemajuan Ilmu Tekhnologi yang ada,” ungkapnya.
Dirinya bepesan, jangan sampai kedua hal tersebut berjalan timpang dan akhirnya pendapatan yang didapat mubadzir. Karena itu, eksekutif harus memikirkan bagaimana caranya ketika kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas selesai rakyat merasakan hasilnya.
“Jangan sampai masyarakat semakin miskin dari sebelumnya. Karena mereka berhak mendapatkan kesejahteraan,” tandas Ketua DPD Partai Golkar ini.
Thalhah berharap, Pemkab Bojonegoro segera mengambil langkah strategis agar masyarakat khususnya di sekitar pemboran migas dengan mengalokasikan dana untuk  kesejahteraan.
Untuk diketahui, rencananya Masjid Agung Darussalam akan dijadikan wisata riligi. Pembangunan Masjid itu akan diintegrasikan dengan Kantor Pemkab Bojonegoro yang dibangun menjadi tujuh lantai.(rien)