SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Program tiga pilar di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang digelontorkan operator sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) di desa-desa wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dinilai warga setempat sudah dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat sekitar.
Salah satu warga Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Wandi, mengatakan, semenjak digulirkannya program pendidikan oleh MCL setidaknya sudah ada hasil yang positif dirasakan oleh warga. Selain gedung sekolahan dibangun, perkembangan peningkatan pendidikan bagi siswa-siswi juga bertambah.
“Meski boleh dibilang belum maksimal. Namun, lepas diakui atau tidak kegiatan belajar mengajar setingkat SD saat ini sudah banyak peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Wandi kepada www.suarabanyuurip.com, Kamis (15/8/2013).
Peningkatan itu, lanjut Wandi, dapat dilihat dari keaktifan siswa-siswi saat ini relatif bagus dalam mengikuti kegiatan belajar-mengajar dibandingkan sebelum dibangunnya gedung-gedung sekolah. Sehingga peningkatan SDM warga sekitar juga bertambah.
“Pendidikan di SDN Bonorejo sekarang sudah meningkat, Mas. Semoga dengan meningkatnya SDM generasi penerus bangsa ini kedepan kesejahteraan warga sekitar ladang migas Blok Cepu juga akan semakin meningkat,” ujarnya.
Ketika disinggung terkait dengan tindak lanjut peningkatan program tiga pilar itu, pria yang juga tokoh masyarakat Desa Bonorejo itu mengaku, masih belum ada tindakan lagi dari operator untuk ditiingkatkan lagi program tersebut.
“Mungkin masih fakus diproduksi puncak sumur minyak Banyuurip, Mas. Sehingga, MCL belum menyentuh lagi program-program yang menjadi ikon utamanya itu,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah melalui pesan pendek tentang rencana lanjutan pelaksanaan program tiga pilar bagi warga sekitar pemboran, Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, belum memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan.(sam)