SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro- Proya pipa Blok Cepu yang masuk dalam paket pekerjaan Engineering, Procurement and Construction (EPC) 2 Lapangan Banyuurip mulai dikebut PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) – Kelsri setelah selama sepekan libur Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriah.
Humas PT IKPT, Sunarto, mengungkapkan, semua karyawan termasuk pekerja proyek sekarang ini sudah mulai aktif kembali setelah diliburkan pada tanggal 6-11 Agustus 2013. Meski sempat libur sepekan IKPT mengaku tidak mempengaruhi target.
“Sebenarnya kontrak kerja kita berakhir bulan Agustus ini. Tetapi perkiraan bulan September baru selesai semua,” tegasnya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (15/8/2013).
Dia mengungkapkan, mundurnya target penyelesian pekerjaan ini dikarenakan faktor cuaca beberapa bulan lalu yang tidak bersahabat. Yakni hujan turun terus menerus yang membuat aktifitas proyek terhenti.
“Ada juga yang lahannya untuk penanaman pipa dimanfaatkan oleh warga setempat menanam palawija. Tapi itu bukan kendala, hanya butuh waktu satu sampai dua hari untuk membersihkan ulang,” tutur Sunarto.
Dia menambahkan, untuk pekerjaan pipa di wilayah Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ditempatkan 12 unit Eksavator untuk menyelesaikan penanaman pipa yang masih yang belum tertanam. Di lokasi ini hanya ada beberapa batang pipa saja dan semua akan selesai.
“Pekerjaan mencapai 80 persen, dan di wilayah Bojonegoro sebagian besar sudah tertanam,” tegas Sunarto.
Dia menjelaskan, ada beberapa pekerjaan yang belum diselesaikan diantaranya di Desa Gayam Kecamatan Gayam, Desa Pacul Kecamatan Bojonegoro, Desa Wedi Kecamatan Kapas, dan Desa Kalirejo. Semuanya masuk Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Sementara laydown (penampungan pipa) di Jalan Veteran, lanjut Sunarto, hanya tersisa beberapa pipa. “Di laydown ada 38 batang pipa  untuk kebutuhan di KP 40 sampai KP 47  Kabupaten Tuban, sementara Bojonegoro  sudah habis,” pungkas dia.(rien)