SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur segara memanggil semua kepala desa (Kades) yang ada diwilayahnya untuk membantu mengentas kemiskinan di desanya masing-masing. Rencananya pemangilan terhadap petinggi desa itu akan dilakukan satu persatu.
“Kades hukumnya wajib mengentaskan kemiskinan,” tegas Fathul Huda, kepada SuaraBanyuurip.com ditemui di Gedung Graha Sandiya, Kamis (16/8/2013) kemarin.
Menurut Huda, para kades perlu mendapat pembinaan dan pembekalan karena  mereka merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga kades mempunyai andil untuk mendukung program prioritas agar bisa meminimalisir angka kemiskinan dan putus sekolah di wilayah Tuban.
“Kami akan panggil satu per satu. Karena kalau bareng tidak akan efektif,” tandas Huda. Ada 271 kades diwilayah Tuban yang baru saja dilantik.
Selain itu Pemkab Tuban telah menyiapkan anggaran sebesar Rp7,5 milyar untuk penerapan 20 desa model yang tersebar di 20 kecamatan. Program ini diharpakan mampu menekan angka kemiskinan, angka putus sekolah, dan mengembangkan perekonomian dan usaha milik masyarakat. Anggaran itu murni dari APBD, diluar dari dana dari pemerintah pusat maupun anggaran program daerah lain.
“Kita harapkan angka kemiskinan dan putus sekolah sedikit demi sedikit bisa menjadi nol persen,” tandas mantan ketua PC NU Tuban ini.(edp)