SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Jumlah korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalur Pantura wilayah Tuban, Jawa Timur selama arus mudik dan balik lebaran 2013 meningkat dibanding tahun 2012 lalu. Tahun ini, jumlah korban meninggal sebanyak 6 orang, sedangkan 2012 lalu hanya 4 orang.
Sementara secara keseluruhan, angka kecelakaan lalu lintas di Tuban mengalami penurunan. Yaitu pada tahun 2012 sebanyak 62 kasus sedang pada tahun 2013 ini sebanyak 48 kasus. Dengan rincian, meninggal dunia 6, luka berat 6, luka ringan 73. Sedangkan kerugian materi mencapai senilai Rp76 juta.
“Untuk jumlah kasus kecelakaan mengalami penurunan, tapi jumlah korban jiwa bertambah,†kata Kasatlantas Polres Tuban, AKP Akmal, menerangkan.
Perwira dengan tiga balok dipundak ini berpendapat, sebagian besar dari penyebab kecelakaan lalu lintas dikarenakan kelalaian pengendara seperti mengantuk, ngebut dan tidak patuh rambu lalu lintas. Dibandingkan dengan penyebab lain seperti jalan dan beberapa hal lain diluar itu.
“Akibat kelalaian pengguna jalan mendominasi sekitar 75 persen,†jelas Akmal.
Dia menambahkan, jauh pada pelaksanaan arus mudik maupun arus balik pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pengendara. Disamping juga telah menyiapkan sejumlah pos mudik dan pemasangan rambu-rambu peringatan di titik rawan kecelakaan. (edp)