Sewa Lahan Pipa Blok Cepu Tak Diketahui Pemdes

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Tengger, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku tidak mengetahui perpanjangan sewa lahan milik warga desa setempat yang terkena proyek pipanisasi  Blok Cepu. Sebab perpanjangan sewa lahan itu dilakukan langsung oleh Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu dengan pemilik lahan, tanpa koordinasi dengan pemdes.

“Saya tidak tau perpanjangan sewa lahan warga itu kapan dilakukan oleh perusahaan, Mas. Sebab, sebelum dilakukan perpanjangan desa tidak dikabari,”  kata Kepala Desa Tengger, Sofwan, ketika ditemui di balai desa setempat, Jumat (16/08/2013). 

Dia mengungkapkan, operator melakukan koordinasi dengan pemerintah desa pada awal sewa lahan yakni 2010 silam. Pada waktu itu desa ikut memfasilitasi musyawarah antara  pemiik lahan dengan operator.

“Seingat saya, sewanya dulu per meter sekira Rp 5000 selama tiga tahun dimulai tahun 2010 hingga Januari 2013 selesai. Dengan luas lahan yang disewa seluas 20 meter x panjang 1,850 kilo meter,” ungkap Sofwan.

Petinggi Desa itu menambahkan, lahan yang disewaMCL milik 31 warga yang berada di Dukuh Kedung Bunder. “Intinya, Pemdes Tengger tidak tahu kapan dilakukan perpanjangan, nilainya berapa dan sewanya untuk perpanjanagn itu berapa tahun desa tidak tau,Mas,” tegas Sofwan.

Baca Juga :   Bentuk Tim Penanganan Sumur Tua

Dikonfirmasi terpisah melalui pesan pendek mengenai kejelasan perpanjangan sewa lahan pipa itu, Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, belum memberikan jawaban.

Untuk diketahui, pipanisasi sebesar 20 inci sepanjang 73 kilo meter yang saat ini dikerjakan PT. Inti Karya Persada Teknik – Kelsri, kontraktor engineering, procurement and constructions (EPC)-2 Banyuurip itu berfungsi mengalirkan minyak mentah dari Lapangan Banyuurip di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro hingga bibir pantai Palang, di Kabupaten Tuban.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *