SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Penanaman pohon pisang di jalan rusak di wilayah Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah oleh warga setempat mendapat perhatian Muspika Cepu. Para pejabat itu meninjau lokasi jalan rusak selepas upacara peringatan HUT RI Ke- 68 di Lapangan Ronggolawe Cepu, Sabtu (187/2013)
Kepala UPTD DPU Wilayah II Cepu, Wisnu Wirastomo, mengatakan, pihaknya sudah melaporkan hal itu kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum Blora dan Bina Marga Jawa Tengah.
“Saya sudah sampaikan,” ujarnya saat mendampingi Muspika Cepu tinjau lokasi, Sabtu (17/8/2013).
Terpisah, Pengawas dari Bina Marga Jawa Tengah, Supa’at kepada SuaraBanyuurip.com mengaku, sudah mendapat laporan aksi protes warga tersebut. Dirinya menyadari dan maklum atas tindakan warga yang melakukan aksi dikarenakan memang kondisi jalan yang berlubang dan sulit dilewati kendaraan.
Supa’at menegaskan, telah meminta kepada PT. Sempalan Teknologi Nasional Kudus, selaku kontraktor pelaksana proyek untuk secepatnya melakukan penggurugan jalan yang berlubang.
“Kontraktor sudah siap. Senin depan ini akan dilakukan penggurugan sebelum tahap pengaspalan hotmic dilakukan,” tandasnya.
Dia mengungkapkan, terlalu lama tenggang waktu pengurugan landasan dasar dengan pengaspalan ini dikarenakan ketersediaan material aspal yang sulit. “Karena kesulitan mendapatkan material aspal hotmic, kontraktor rencananya mau mengambil dari AMP di wilayah Pati,” tutur Supa’at.
Meski demikian, belum ada keterlambatan pengerjaan dari kontraktor karena tenggat waktu pengerjaan proyek ini dijadwalkan selesai pada 20 Oktober 2013 mendatang.
Seperti diketahui, karena kondisi jalan yang rusak, berlubang dan berdebu membuat warga gerah. Selain masyarakat sekitar melakukan penyiraman jalan dengan menggunakan diesel, puncaknya warga menanami jalan dengan pohon pisang ditengah-tengah jalan dan mengibarkan merah putih diatas pohon tersebut.
Penanaman pohon itu dilakukan mulai dari sebelah barat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Cepu tepatnya setelah trafich light, depan Bravo Cepu, hingga sepanjang 500 meter arah Cepu-Randublatung yang menuju Purwodadi. Meski ditanami pisang, kondisi jalan masih bisa dilewati karena penanaman dilakukan ditengah-tengah jalan.
(ali)