MCL Bungkam Soal Lapangan Cendana

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) memilih bungkam soal perkembangan proyek pengembangan gas Cepu. Khususnya yang berada di Lapangan Cendana, di Desa Cendana Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Anak perusahaan raksasa migas Amerika Serikat itu beralasan jika Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) sebagai operatorship Lapangan Cendana.

“Mengenai perkembangannya bisa ditanyakan ke PEPC karena tergabung sebagai operator Cepu Gas,” kata Field Public and Government Manager, MCL Rexy Mawardijaya saat dihubungi Suarabanyuurip.com.

Bahkan, pihak MCL pun enggan berkomentar saat ditanya apakah penyerahan operatorship ke PEPC dilakukan pada saat Head of Agreement (HoA) antara kedua belah pihak.

Sementara itu, pihak PEPC menyatakan hanya sebatas operatorship Lapangan Jambaran-Tiung (JTB), di Kecamatan Ngasem, Tambakrejo dan Purwosar, Bojonegoroi.

“Betul, untuk Lapangan Cendana dikelola MCL,” kata Field Government Affairs Superintendant PEPC, Edi Purnomo dikonfirmasi terpisah.

Senada dengan PEPC Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membenarkan bahwa JTB dikelola PEPC sedangkan MCL tetap sebagai operator Lapangan Cendana.

Baca Juga :   PPSDM Migas Genjot IP ASN Kementerian ESDM

“Betul mas,” tegas Kepala SKK Migas perwakilan Jabamanusa, Agus Kurnia.

Seperti diketahui, Lapangan Jambaran yang sebelumnya dikelola MCL telah diambilalih PEPC. Kemudian diunitisasikan dengan Tiung Biru serta diintegrasikan Lapangan Cendana. Ketiga lapangan ini masuk dalam proyek Gas Cepu yang rencananya berproduksi ditahun 2017. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *