BUMD Bojonegoro Tetap Pertahankan IME

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro- Meski sempat mengalami kemunduran target pekerjaan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) kembali mempercayakan proyek gas flare dari lapangan Sukowati, Blok Tuban kepada mitra kerjanya PT Intermedia Energi (IME).  Alasan BUMD diantaranya, selain adanya direktur yang baru di dalam tubuh PT IME, perusahaan asal Jakarta itu menggandeng PT Ferrostaal, perusahaan asing dari Jerman.

“Dipertahankan atau tidak memang agak rancu,karena kami memang mempertahankan PT IME yang sedang di akuisisi,” tegas Direktur Utama PT BBS,Deddy Afidick,usai rapat internal dengan Asisten II, Nono Purwanto serta Direksi PT IME di lantai II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Selasa (20/8/2013).

Selain pertimbangan dua hal itu, alasan lain BUMD tetap mempertahankan IME adalah masalah perijinan yang sudah diterbitkan oleh IME, dan ketersediaan lahan. Hal inilah yang membuat BUMD yakin jika tetap mempertahankan IME proyek pabrik gas flare akan terlaksana dengan cepat. Apalagi dengan perjanjian yang baru dan bisa dipertanggung jawabkan.

Baca Juga :   Pemkab Akan Bentuk PD Khusus Migas

“Daripada harus melakukan proses perijinan ulang  yang memakan waktu,” tegas mantan pria yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia industri migas ini.

Deddy menjelaskan, ijin yang disebutkan memakan waktu cukup lama ini adalah proses ijin pengolahan yang didapat dari pemerintah pusat. Sehingga jika mengganti mitra baru harus melakukan tender ulang dari awal. Sementara kontrak jual beli gas akan segera berakhir.

“Kami belum bisa memastikan kapan mereka melakukan pekerjaan secara fisik. Namun kami tetap optimis kalau PT IME dengan direksi yang baru ini mampu melaksanakan kewajibannya dengan baik,” pungkas Deddy.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *