SuaraBanyuurip.com -Â Ali Musthofa
Blora – Warga Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah kembali melakukan aksi. Mereka menjemur pakaian di tengah jalan yang rusak di sepanjang jalan tersebut, Senin (19/8/2013).
Aksi ini dilakukan warga lantaran Dinas Bina Marga Jawa Tengah ingkar janji untuk menekan PT. Sempalan Teknologi Nasional Kudus, kontraktor pelaksana proyek, melakukan penggurugan jalan rusak dan berlubang di jalan Tambakromo pada Senin siang.
Sebelumnya, warga Tambakromo juga menanami pohon pisang di sepanjang jalan rusak sambil menempelkan tulisan berisi hujatan kepada kontraktor yang tidak segera menyelesaikan pekerjaannya. Selain itu mengibarkan bendera merah putih di atas pohon pisang pada peringatan HUT RI Kemerdekaan RI (17/8/2013) kemarin.
Tak hanya itu, warga juga sempat membuat kolam ikan di tengah jalan dari kubangan pada lubang yang sebelumnya dilakukan penyiraman dengan diesel. Kemudian aksi itu diteruskan dengan menjemur pakaian disetiap jarak antar pohon pisang yang ditanam di tengah jalan.
Menurut Gangsar, salah satu tokoh pemuda setempat, luapan emosi warga ini akan semakin menjadi-jadi bila dalam waktu dekat ini tidak segera ada kepastian kelanjutaan penggarapan proyek oleh kontraktor maupun Bina Marga Propinsi Jateng.
“Bila ada sulutan provokasi dari orang yang tak bertanggungjawab sedikit saja, warga bisa berbuat nekat,” katanya.
Kenekatan itu, lanjut dia, bisa diwujudkan terhadap pembongkaran material koral sebagai landasan awal pembangunan jalan tersebut agar kondisi jalan kembali rata. Karena lubang jalan sekarang ini sudah sangat mengganggu. Belum lagi effek debu yang ditimbulkan.
“Sampai saat ini emosi warga masih bisa tertahan untuk tidak melakukan hal yang lebih parah daripada aksi diam dengan hanya menyampaikan tuntutan lewat tulisan. Kami harap segera dilakukan pengaspalan,” tutur Gangsar.
Senada diungkapkan, Ketua LSM Lentera Cepu, Lulus Tri Laksono. Dia mengaku, pihaknya sudah melakukan penekanan kepada kontraktor untuk segera melanjutkan pembangunan jalan Tambakromo. Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihak kontraktor berencana untuk datang ke lokasi dan berkoordinasi dengan pemerintahan setempat.(ali)