SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Keluhan warga sekitar proyek Banyuurip atas cara berkendara para pekerja proyek yang kerap mengebut di jalan lingkungan desa saat pulang kerja disikapi operator migas Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL). Anak perusahaan raksasa migas Paman Sam itu berjanji segera berkoordinasi dengan kontraktornya untuk mengingatkan para pekerjanya.Â
Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, mengatakan, akan mengingatkan kontraktornya agar memberi peringatan kepada para pekerja yang sebagian besar orang lokal untuk selalu menjaga keselamatan diri dan lingkungan baik saat berangkat maupun saat pulang dari lokasi pekerjaan dengan mengendarai kendaraan dengan aman sesuai aturan yang berlaku.
“Terima kasih atas inputnya. Kami akan sampaikan kepada para kontraktor agar selalu mengingatkan para pekerja yang sebagian besar orang lokal tersebut, Mas,” kata Rexy mawardijaya melalui pesan pendek, Kamis (22/8/2013).
Dia menjelaskan, keselamatan selalu menjadi prioritas MCL dalam menjalankan aktifitas proyek. Sehingga, sekecil apapun yang sekirannya membahayakan bagi diri sendiri maupun lingkungan akan menjadi perhatian serius bagi MCL.
“Keselamatan kerja adalah menjadi utama bagi kami. Oleh karena itu, kami akan mengintruksikan kepada kontraktor untuk mengingatkan nakernya masing-masing agar memperhatikan keselamatan sebelum kejadian yang tidak diinginkan bersama itu terjadi,” jelasnya.
Seperti yang telah diberitakan, banyak warga sekitar proyek Banyuurup mengeluhkan cara pekarja dalam berkendara yang sering mengebut di jalan lingkungan maupun desa. Karena cara bisa membahayakan keselamatan warga karena dijalan tersebut banyak anak kecil. (sam)