SuaraBanyuurip.com-Â Ahmad Sampurno
Blora – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Blora, Jawa-Tengah, Ihwan Sudrajat, menilai dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang Migas kurang optimal dalam menjalankan usahanya. Sehingga setoran ke kas daerah kurang maksimal.
Dia menjelaskan, pihaknya bakal memberikan perhatian serius kepada dua BUMD ini. Agar kedepan bisa lebih maksimal. Keduanya adalah, PT Blora Patragas Hulu (BPH) dan PT Blora Patra Energi (BPE). Menurutnya, progres kedua BUMD tersebut kurang optimal.
“Masak hanya mengurusi Partisipasi Interest (PI) saja harus ada usaha yang lain, sehingga deviden yang diberikan banyak,†ujarnya.
Dia menegaskan, dikritisinya beberapa BUMD Blora lantaran dinilai kurang dalam memberikan deviden kepada pemkab Blora. Sehingga semua BUMD yang betgetak disektor migas masing-masing segera memberikan pemaparan dihadapan semua SKPD.
“Saya minta nanti semua BUMD bisa memberikan paparan dihadapan SKPD. Sehingga akan tahu kerja yang dilakukan selama ini seperti apa,†tandasnya.
Ditambahkan, ada bermacam-macam  BUMD di Blora,  yang bergerak di perbankan (BPR BKK Blora, PD. BPR Blora), di sektor minyak ada PT Blora Patra Hulu (BPH) dan Blora Patra Energi (BPE), PDAM, serta Apotik dan RS.
“Semua BUMD harus bisa memberikan keuntungan,” tegasnya. (ams)