SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pembangunan jalan peralihan warga di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang dilakukan Mobil Cepu Limited (MCL) yang ditargetkan enam bulan dalam waktu dekat ini akan segera selesai. Saat ini pemasangan pagar disepanjang jalan tersebut telah mencapai 100 persen.
Dalam pengerjaannya, MCL menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip, Bangkit (LSM LIMA 2B), sebagai pendamping. Semua tenaga kerja yang dilibatkan dalam pembangunan jalan peralihan ini dari warga Desa Bonorejo.
Ketua Tim pelaksana (Timlak) pembangunan Desa Bonorejo, Sakur, mengatakan, mulai pembangunan jalan sejak 1 Agustus 2013 lalu. Sampai saat ini pekerjaan pemasangan pagar besi berduri dan pemedelan jalan sudah selesai 100 persen.
“Tinggal pemerataan dan pemadatan jalan serta membuat saluran air disepanjang jalan peralihan saja, Mas,” kata Sakur ditemui disekitar pembangunan jalan peralihan warga, Sabtu (23/08/2013).
Pria yang juga Kepala Dusun (Kaur) Bonorejo itu menjelaskan, jalan peralihan yang dibangun sepanjang 648 meter dengan lebar 3 meter, serta panjang pagar 278 meter dan tinggi 1,55 meter. Jalan itu merupakan jalan pengganti menuju sawah warga setempat yang terkena proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) 1 dan 5 Banyuurip, Blok Cepu.
“Jika jalan sudah di wales, Insya Allah minggu depan sudah selesai. Andaikan toh ada yang belum mungkin hanya saluran airnya saja. Karena, untuk pengurukannya jalannya juga sudah selesai 100 persen,” tegas Sukur.
Dikonfirmasi terpisah Kepala Urusan (Kaur) Desa Bonorejo, Suparno mengucapkan syukur atas pembangunan jalan peralihan warga menuju ke sawah tersebut. Karena warga lebih mudah untuk menuju ke lahan pertaniannya.
“Diperkirakan pembangunan jalannya sudah mencapai 80 persen, Mas. Dangan dibangunnya jalan peralihan ini selain dapat kembali memperlancar warga menuju sawah juga memperlancar arus lalu-lintas dan perekonomian warga,” sambung Suparno menerangkan.(sam)