Pasca Bentrok FPI Vs Warga, Brimob Masih Disiagakan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Dua minggu pasca bentrok massa Front Pembela Islam (FPI) dengan warga Dusun Gowa, Desa Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, penjagaan ketat masih dilakukan aparat keamanan ditempat kejadian. Disamping untuk mengantisipasi bentrok susulan, juga menjaga agar kondisi kondusif menjelang pelaksanaan Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim pada 25 Agustus 2013 mendatang.

Kabag Humas Polres Lamongan, AKP Moch Umar Dami, menuturkan,  sampai sekarang di Desa Blimbing masih dijaga satu Kompi Brimob dari Polda Jatim. Selain itu satu Kompi Brimob lainnya ditempatkan di Polres Lamongan.

“ Penjagaan masih dilakukan di desa Blimbing. Belum ada intruksi dari Kapolda kapan pasukan ditarik, “ tegas Umar Dami kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (24/8/2013).

Menurut Umar, petugas tidak mengurangi kewaspadaan selama bertugas. Apalagi saat malam hari petugas terus melakukan patroli keliling kerumah-rumah warga.

“Menjelang Pilgub kewaspadaan semakin ditingkatkan untuk mengantisipasi kerusuhan susulan antar warga dan FPI,” ujar Umar Dami, menjelaskan.

Seperti diketahui bentrok antar FPI dan warga  Dusun Gowa bermula dari aksi balas dendam warga yang geram karena ulah anggota FPI yang menganiaya 3 orang warganya saat melakukan sweeping pada  8 Agustus 2013 lalu.  Atas serangan warga tersebut FPI kemudian melakukan serangan balasan hingga terjadi bentrok berdarah dengan warga.

Baca Juga :   Pelindung Tebing Bengawan Solo Ambrol, PII Bojonegoro: Kondisi Gagal Struktur

Dalam bentrok tersebut dua motor dibakar anggota FPI dan beberapa orang terluka. Polres Lamongan diback up Polda Jawa Timur kemudian menangkap 42 anggota FPI. Para pelaku dibawa ke Polda Jatim. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *