SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan-Â Sebanyak 16 perwira siswa pendidikan reguler (Pasis Dikreg) ke-51 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) melaksanakan kuliah kerja lapangan (KKL) studi kewilayahan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Senin (26/8).
Mewakil Komandan Seskoad Mayjen TNI Arief Rahman, Kolonel Inf. S. Budi Raharjo mengungkapkan, ke 16 perwira siswa yang melakukan KKL di Lamongan tersebut berasal dari berbagai daerah di nusantara. Selain itu, seorang siswa perwira berasal dari tentara Negara India, yakni Mayor Chb. Pankaj Awasthi.
Dia menyebutkan, secara keseluruhan total ada 292 siswa perwira yang saat ini belajar di Seskoad. Termasuk di dalamnya, delapan orang siswa perwira dari tujuh Negara sahabat. Yakni Australia, India, Singapura, Thailand, Srilanka, Pakistan dan Malaysia.
“Perwira lulusan Seskoad ini nantinya akan menjabat tugas diantaranya sebagai komandan batalyon. Mereka juga selanjutnya bisa menjadi Komandan Kodim. Berbeda dengan sebelumnya, karena saat ini, syarat khusus agar bisa menjadi Komandan Kodim harus lulusan Seskoad,†ujar Kolonel Inf. S. Budi Raharjo bersama Dosen Seskoad Suwartisari.
Dia berharap, hasil KKL di Lamongan bisa menjadi bahan kajian saat siswa mengikuti pendidikan regular pada 1 Oktober mendatang. “Kegiatan KKL ini juga sebagai penyiapan wilayah pertahanan di daerah sebagai upaya sistem pertahanan semesta, “ imbuh dia.
Sementara itu, Bupati Lamongan, Fadeli saat menerima rombongan KKL Seskoad, mengungkapkan, lancarnya pembangunan di Lamongan selama ini tidak lepas dari hubungan harmonis dengan jajaran pimpinan daerah lainnya, termasuk dengan Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf. Ade Rizal Muharram.
“Kodim juga aktif dalam kegiatan penanggulangan bencana dan kesuksesan Program KB di Lamongan. Hingga meraih penghargaan nasional Manggala Karya Kencana karena mampu menekan angka pertumbuhan penduduk,†sambung Fadeli.(tok)